Jasa Tukang Bangunan Harian atau Borongan? Lebih Baik Mana?

Ingin membangun atau merenovasi rumah? Pastinya Anda membutuhkan jasa tukang bangunan untuk melakukannya, kan? Ini adalah pilihan yang tepat sebab Anda tak akan bisa melakukan perbaikan rumah sendirian. Jika ingin membangun ataupun merenovasi rumah, ada baiknya Anda memilih tukang secara langsung.

Maksudnya, ada baiknya Anda bertemu dengan tukangnya terlebih dulu. Selain itu, sebaiknya pilihlah sistem pembayaran yang sesuai dengan kemampuan Anda. Ada dua jenis upah yang bisa Anda bayarkan. Harian dan borongan. Nah, sebenarnya, lebih bagus mana? Membayar tukang harian atau tukang borongan untuk membangun atau merenovasi rumah Anda?

Jasa Tukang Bangunan

Jasa Tukang Harian

Pertama, akan dibahas mengenai jasa tukang harian. Jasa tukang harian saat ini memiliki upah yang lumayan dan harus Anda bayarkan setiap hari atau dikumpulkan dalam waktu seminggu. Saat ini, rata-rata upah yang harus dibayarkan untuk tukang harian adalah Rp100.000,- per hari untuk tukang dan Rp70.000,- untuk kenek.

Anda hanya harus menyediakan bahan bangunan dalam jumlah yang cukup dan pekerja akan memperkerjakan Anda secara terus menerus. Mereka tak akan terganggu dengan jumlah material yang kurang atau habis. Kelebihan dari menggunakan tukang harian adalah biasanya hasil kerja lebih bagus.

Selain itu, Anda juga bisa bebas memberikan pengarahan kepada tukang dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan atau renovasi rumah Anda. Namun, tukang harian juga punya kekurangan. Kekurangannya adalah Anda harus sering melakukan pengawasan agar hasil kerjanya bagus. ini sangat merepotkan terlebih untuk Anda yang tak punya waktu banyak.

Selain itu, biasanya biaya yang harus Anda keluarkan untuk upah tukang dan kenek jauh lebih mahal ketimbang menggunakan jasa tukang borongan. Waktu pengerjaannya pun kadang lebih lama dibandingkan jasa tukang borongan.

Jasa Tukang Borongan

Berikutnya adalah jasa tukang bangunan borongan. Untuk menggunakan jasa tukang borongan ini, Nada bisa memilih dua jenis pekerjaan. Pertama pekerjaan borongan secara total untuk material dan upah. Kedua adalah hanya borongan upah kerjanya saja sedangkan material Anda yang mengurusnya.

Untuk sistem borongan keseluruhan, Anda hanya perlu menggambarkan secara spesifik material apa yang Anda ingin digunakan dan bagaimana pengerjaan bangunan Anda. Pemborong selanjutnya akan melakukan pembelian material dan bahan yang Anda tunjuk dan melakukan pekerjaan sesuai yang Anda inginkan.

Keuntungan memilih sistem ini adalah Anda tak perlu pusing dalam melakukan pembelian barang dan hanya perlu memastikan barang sesuai yang diinginkan saja. Kerugiannya, total biaya biasanya jauh lebih tinggi. Sedangkan untuk sistem dengan borongan upah saja, hampir sama dengan sistem upah tukang harian.

Anda harus melakukan pembelian material dan bahan bangunan sendiri dan hanya perlu membayar upah tukang borongan sesuai nilai yang telah disepakati. Namun, sistem ini lebih memberikan kepastian akan besarnya total biaya pekerjaan yang harus Anda keluarkan untuk membayar tukang dibandingkan sistem tukang harian.

Kelebihan lainnya adalah dari segi pengerjaan akan lebih cepat dibanding tukang harian. Hanya saja, bila dibandingkan hasilnya, kualitas pekerjaannya masih kurang jika dibandingkan tukang harian. Sebab, mereka mengerjakannya sembari berkejaran dengan waktu. Jika Anda ingin hasil yang baik, maka lebih baik menggunakan tukang harian saja.

Nah, sekarang menurut Anda lebih baik mana, mengerjakan proyek pembangunan atau renovasi rumah Anda menggunakan jasa tukang bangunan harian atau borongan? Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihannya bisa disesuaikan dengan keinginan dan keadaan bujet Anda.

Leave a Comment